tragedi ibu-ibu pisang..
di saat macet melanda kota bandung, di sanalah jd ajang para warga bandung untuk berbondong-bondong meninggalkan kota yang paling mereka cintai..yuhhiii sama halnya dengan gw, pemikiran itu memang selalu terbersit apabila kota bandung sedang ramai dikunjungi oleh para imigran yang ingin merasakan enaknya makanan di bandung dan yang pastinya outlet pun jadi sasaran..
Lembang menjadi salah satu alternatif tempat yang biasanya dipilih untuk kabur dari kemacetan kota..
meiga : “mam pengen beli pisang..”
mam :” ya sok..tuh tuh (sambil menunjuk salah satu ibu2 tukang pisang yang ada di pinggiran jalan)”
akhirnya mobilpun ngepot berenti di pinggiran trotoar bwat menepi membeli pisang..
meiga :”bu ini harga pisangnya brapa?”
ibu :” 25rb neng” (sambil memandang dan tersenyum genit)
meiga :” hmmmm atuh ibu awis pisan (aduh ibu mahal sekali)..sabaraha pasna(berapa harga pas nya)?”
ibu :”tos merah geulis (sudah murah cantik)” sambil tersenyum genit kembali
meiga : dengan muka menyeringai ketakutan gw berkata..”hmmm ah mahal ah bu 10 rb aja ya bu?”
ibu :”atuh ini teh besar 15 we untuk neng geulis mah”
dan apa yang ibu itu lakukan adalah menyubit pipi gw dan berkata aduuhhhh ibu mah meuni gemes ningali neng teh..hhhaaaiiiiaaaa…jabe dehhh,..
-______-“